Proses produksi merupakan kegiatan utama suatu perusahaan industri atau manufaktur. Perusahaan mempertimbangkan adanya biaya produksi pada saat pengolahan bahan baku menjadi produk jadi atau setengah jadi dimulai.Perhitungan biaya produksi cukup rumit, karena terdapat banyak perbedaan komponen biaya pada perusahaan manufaktur. Oleh karena itu, pemahaman lebih lanjut dalam hal ini sangat penting.
Biaya kumulatif yang dibutuhkan perusahaan untuk dapat mengolah bahan mentah menjadi produk jadi disebut biaya produksi. Kisaran biaya produk mencakup 3 elemen, yaitu bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead manufaktur. Biaya produksi tetap menjadi tanggungan perusahaan hingga hasil pengolahan menjadi produk yang dapat dijual. Kemudian, biaya ini
dihitung per unit produksi, sehingga memudahkan untuk menghitung dan mencari nomor pemenang. Biaya ini kemudian mengarah pada pembentukan harga pokok produk jadi pada akhir periode akuntansi. Total pengorbanan ekonomi yang dikeluarkan dalam mengolah bahan mentah menjadi produk jadi dan dapat dijual disebut sebagai biaya produksi. Pengeluaran perusahaan berupa biaya produksi juga harus diartikan sebagai pengeluaran yang mutlak diperlukan untuk pembuatan produk jadi. Sifat dari biaya ini dianggap telah dikeluarkan selama produksi barang masih dalam proses.K arakteristik biaya produksi berbeda dengan biaya operasi. Biaya operasional biasanya dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendukung sistem manajemen perusahaan, sedangkan biaya produksi dikeluarkan untuk mengelola barang siap jual. Contohnya adalah pembangunan gedung, yang membutuhkan perhitungan yang akurat dan cepat.


